Skip to main content

Berikan Energi Besar Pada Kata Kata Saat Merintis Sebuah Bisnis

Quotes Bisnis Bob Sadino

Merintis sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah dilakukan. Dibutuhkan niat, kerja keras & ketekunan, keyakinan serta modal.

Dimasa masa sulit karena pandemi covid-19 sekarang ini. Imbasnya banyak sekali yang dirumahkan dan di PHK dari perkerjaan karena perusahaan tidak lagi kuat untuk membayar gaji karyawannya.

Dilansir dari situs kependudukan.lipi.go.id, hingga saat ini sudah lebih dari 2 juta pekerja Indonesia yang menjadi korban PHK dan dirumahkan. Berdasar data Kemenaker per 20 April 2020, terdapat 2.084.593 pekerja dari 116.370 perusahaan yang terpaksa harus di PHK dan dirumahkan.

Dari 2 juta orang tersebut banyak yang mulai berfikir untuk memulai merintis usaha. Namun demikian, sebelum memulai sebuah bisnis kita benar benar harus jeli untuk melihat peluang usaha yang sesuai. Dan yang paling penting adalah dibutuhkan sebuah strategi untuk merintis usaha.

Butuh ide bisnis? baca artikel 12 ide bisnis tanpa modal tanpa resiko

Disamping itu, kita juga harus selalu menyertai dengan memilih kata kata yang positif pada kalimat yang diucapkan. Tentu saja, karena pada setiap kalimat yang terlontar bisa jadi mengandung sebuah doa.

Seperti sebuah tulisan dalam posting akun linkedin Said M. Haidar, SE.,MM. Beliau bercerita tentang kalimat yang terlontar dari seorang teman yang baru saja terkena PHK dan sedang memulai sebuah usaha. “Saya Sedang Usaha Kecil Kecilan“, sebaiknya segera ubah kebiasaan mengucapkan kalimat tersebut.

Ganti dengan kalimat yang memberikan energi besar. Boleh jadi bisnis yang sedang dirintis akan menjadi besar dan semakin sukses karena doa dari kalimat kalimat ini.

Sebagai contoh, gantilah dengan kata kata positif seperti:

~ “Saya sedang menyiapkan dan memulai sebuah usaha rumahan untuk merekrut tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran.”

~ “Rintisan usaha kami sedang menuju dominasi pasar sembako terbesar di negeri ini”.

~ “Bisnis catering kami akan menjadi pemimpin pasar yang digemari semua kalangan.

Berikut ini adalah tulisan beliau dalam akun linkedinnya:

"SAYA SEDANG USAHA KECIL-KECILAN"
Kalimat ini barusan saya dengar dari teman saya yg juga terkena PHK.

Apakah anda jg pernah berkata seperti ini? Saran saya ubahlah segera. Jgn pernah lagi berkata demikian!
Mengapa? Coba anda pikirkan Kalau ada yg ganteng-gantengan, tentu yg paling ganteng yg menang.

Kalau ada yg panjang-panjangan, tentu yg paling panjang yg menang.
Lha, kalau ada yg kecil-kecilan, tentu yg paling kecil juaranya.
Anda mau buat bisnis yang seukuran apa? hehee

Kecil-kecilan ini jika mewakili omset, tentu nggak akan besar. Jika mewakili skala, tentu ukurannya mini.

Ayo, berikan energi besar pada KATA-KATA anda. Yang semoga saja bisa terwujud melalui ucapan dan do'a.

Contoh, anda bisa katakan:
- "Saya sedang menyiapkan usaha rumahan utk merekrut tenaga kerja sebanyak mungkin agar mengurangi angka pengangguran"
- "Kami sedang menuju dominasi pasar sembako terbesar di negeri ini"
- "Toko Kue kami didesain utk menjadi pemimpin pasar yg digemari semua kalangan" Dan lain sebagianya.

Tuuuh lihat efeknya, kesannya hebatkan? Pokoknya mulai saat ini jangan lagi bilang usaha kecil-kecilan ya! Change your Mindset! 😊

Semoga dengan artikel ini dapat memberikan energi positif bagi para pemula yang sedang membangun sebuah bisnis.
Tetap semangat dan pantang menyerah, jangan takut gagal, karena kegagalan adalah pengalaman dan ilmu untuk menuju kesuksesan.

Share
  • 3
    Shares
  • 3
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *