Skip to main content

Langkah Langkah Promosi Bisnis Kuliner

Kuliner memang bisa dikatakan sebagai salah satu jenis usaha yang menguntungkan. Kebutuhan sandang manusia pada akhirnya memunculkan banyak usaha kuliner di sekitar kamu. Produk makanannya pun beragam, dari menu biasa hingga menu kreatif yang tidak banyak terpikirkan oleh banyak orang.

Saat memutuskan untuk terjun dalam bisnis kuliner, tentu faktor rasa menjadi penentu keberhasilan sebuah bisnis. Namun, rasa yang enak ternyata bukan satu-satunya faktor keberhasilan. Terdapat strategi promosi yang harus dilakukan, agar rasa enak yang ditawarkan tidak percuma begitu saja akibat kurangnya melakukan promosi.
Terdapat beberapa langkah promosi yang bisa kamu terapkan.

Jaga Kualitas Produk

Ya, jika terjun dalam bisnis produk tentu harus memikirkan tentang kualitas. Jika berbisnis kuliner tentu kamu harus memikirkan kualitas rasa dari makanan. Jangan lupa untuk tetap konsisten dengan cita rasa yang membuat banyak orang suka dengan produk kamu. Jangan asal mengubah bahan atau bumbu yang nantinya akan merusak rasa karena rasa yang berbeda akan membuat pelanggan kecewa. kamu juga harus memperhatikan cara dan prosedur masak yang biasa dilakukan.

Manfaatkan Peristiwa Penting

Promosi juga bisa dilakukan tidak hanya di gerai bisnis. Lakukan stategi promosi yang lebih luas dengan aktif mengikuti acara yang melibatkan banyak orang. Misalnya saja bazar, sebuah pameran, pasar malam, atau sebuah perayaan momen tertentu. Dengan berpartisipasi dalam acara tersebut, jangan lupa untuk ciptakan sebuah paket promosi yang bisa menarik mata pengunjung.

Sebar Brosur

Salah satu startegi promosi yang bisa dilakukan adalah dengan brosur cara ini nyatanya masih efektif dilakukan oleh pelaku bisnis kuliner. Namun, sebelum menyebarkan brosur, tentukan dahulu siapa segmen yang kamu bidik sehingga penyebaran brosur menjadi tepat sasaran. Buat sebuah brosur yang menarik, agar brosur kamu tidak berakhir di tempat sampah. Selain menawarkan menu makanan dengan gambar yang menarik dan kontak kamu, sebagai pelaku bisnis kamu juga harus berpikir kreatif. Sematkan hal yang bermanfaat bagi calon konsumen kamu, misalnya dengan menyertakan resep makanan, pengetahuan tentang bahan makanan, trik mengolah makanan, dan lainnya yang masih berhubungan dengan industri kuliner.

Cetak Stiker

Jangan meremehkan benda kecil, seperti stiker. Cetak stiker dengan desain yang menarik lalu menempelkannya di sebuah tempat yang akan terlihat banyak orang.

Infokan Lokasi

Mendapatkan sebuah lokasi yang strategis memang tidak mudah dan tidak murah. tidak semua orang memiliki lokasi usaha yang strategis. Hal tersebut bisa dikatakan menjadi kendala untuk mengembangkan bisnis yang lebih besar. Rasa makanan kamu enak, tetapi banyak calon konsumen merasa sulit menemukan lokasi usaha kamu dan hal tersebut akan memengaruhi profit yang didapat. Jika lokasi kamu kurang strategis, kamu bisa memanfaatkan meletakkan denah di kemasan produk. Berikan petunjuk kepada mereka jika ingin membeli produk secara langsung. Dengan mengetahui lokasi, tidak menutup kemungkinan jika konsumen akan menebarkan lokasi usaha kamu dengan orang lain.

Bergabung dengan Komunitas

Ada banyak komunitas kuliner di Indonesia dan kamu bisa menjadi salah satu anggotanya. Hal ini akan membuat usaha kamu lebih dikenal dan juga bertukar informasi dengan anggota lain. Selain itu, tidak menutup kemungkinan jika kamu ikut suatu komunitas akan ada sebuah peluang usaha baru.

Interaksi di berbagai Media

Promosi sebenarnya tidak hanya dilakukan dengan direct selling, tetapi juga membangun sebuah komunikasi dua arah dengan konsumen atau masyarakat sekitar. Manfaatkan media konvensional seperti televisi, radio, atau surat kabar. Namun, jika kamu tidak memiliki anggaran besar untuk media seperti itu maka manfaatkan media gratis seperti jejaring sosial. Meskipun harus mengatur strategi, setidaknya jejaring sosial akan lebih membantu penyebaran usaha kamu lebih cepat.

Perkenalkan ke Departemen

Tak hanya mengenalkan kepada konsumen atau pelanggan, kamu juga sudah semestinya memperkenalkan produk kepada instansi dan departemen yang terkait di sekitar kamu. Contohnya seperti Dinas Pariwisata, Departemen Perindustrian, Departemen Koperasi dan UKM. Hal ini dibuat agar departemen tersebut bisa mengenalkan usaha kamu kepada masyarakat sekitar atau wisatawan—bahkan tidak menutup kemungkinan produk kamu bisa menjadi ciri khas kota kamu.

Bekerja sama dengan Agen Perjalanan

Mungkin hal ini bisa diterapkan jika kamu bermukim di kota pariwisata. Namun, jika produk kamu memiliki kaitan erat dengan citra suatu kota maka tidak menutup kemungkinan cara ini bisa dilakukan. Bekerja samalah dengan agen perjalanan yang melewati toko kamu. Jangan lupa untuk memberikan penawaran manarik untuk agen perjalanan tersebut yang bisa membawa calon pembeli.

Berikan Diskon

Siapa yang tidak suka dengan diskon? kamu bisa membuat sebuah program diskon yang menarik bagi konsumen. Namun, jangan lakukan hal ini terlalu sering. Dalam artian manfaatkan momen tertentu seperti hari raya keagamaan, liburan, atau kamu bisa manfaatkan diskon saat transaksi terasa sepi.

::Herti A::Sumber: Ciputra

Leave a Reply