Memilih Investasi Pendidikan Untuk Anak

Investasi pendidikan anak – Pengorbanan orang tua yang tidak terlihat tetapi pengeluarannya cukup besar itu ialah membiayai pendidikan sang anak. Coba hitung berapa biaya kebutuhan pendidikan anak mulai dari masuk Playgroup, TK (Taman Kanak-kanak) hingga sampai SMA. Itu belum kalau anak masuk Perguruan Tinggi.

Biaya pendidikan anak ini memang tidak terlihat, tidak seperti mengeluarkan uang untuk membeli rumah atau barang lainnya. Karena ini ialah  investasi ilmu untuk sang anak yang diharapkan nanti sang anak bisa hidup lebih baik dari orang tuanya setelah menempuh pendidikan.

Sayangnya masih banyak juga orang tua yang merasa berat untuk membiayai pendidikan anak.

Masalah ini umumnya datang ketika anak sudah memasuki masa pendidikan. Dan orang tua pun jarang yang mempersiapkan pendidikan anak sejak dini, dalam hal ini ialah investasi pendidikan.

Jangan sampai kita sebagai orang tua bingung ketika anak sudah mulai masuk sekolah. Binggun mencari biaya kesana kemari, lha kemarin-kemarin ngapain saja? Alangkah baiknya mulai sejak awal dipersiapkan investasi pendidikan untuk anak, supaya nantinya bila si anak sudah memasuki masa sekolah sudah ada tabungan biaya yang mengcovernya. Sehingga kebutuhan keluarga pun bisa sedikit terbantu dengan adanya investasi pendidikan anak ini.

Berikut ini ada beberapa pilihan investasi yang bisa dipilih untuk kebutuhan investasi pendidikan untuk anak, yaitu:

1. Tabungan

Tabungan memang pilihan investasi yang mudah dan bisa digunakan sewaktu-waktu. Sekarang ini sudah banyak tabungan pendidikan yang bisa digunakan untuk berinvestasi pendidikan untuk anak. Lagipula, jenis invetasi yang satu ini tidak ada yang namanya batas waktu. Jadi bebas untuk menariknya kapan saja.

2. Asuransi Pendidikan

Sebenarnya asuransi itu bukan jenis investasi, tetapi tak apa, karena asuransi pendidikan ini umumnya juga memiliki perlindungan kepada para nasabah khususnya dalam hal pendidikan.

Namanya juga asuransi, jadi pemilik asuransi diwajibkan membayar premi yang sudah ditetapkan dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan.

Nah, asuransi pendidikan ini memiliki keuntungan apabila pemilik asuransi meninggal dunia, maka asuransi akan tetap berjalan. Dan tidak akan dikenakan premi lagi.

3. Deposito

Deposito ini hampir sama dengan tabungan, akan tetapi yang membedakan ialah deposito tidak bisa digunakan sewaktu-waktu. Jadi kalau ada kebutuhan urgent, dana deposito ini tidak bisa ditarik. Karena terikat oleh waktu.

Nah, bila dilihat dari kelebihannya, tabungan deposito ini memiliki suku bunga yang lebih besar. Bila sudah berlangsung dalam jangka waktu yang sudah disepakati, tabungan deposito baru bisa dicairkan.

4. Properti

Berinvestasi properti juga bisa untuk membantu kebutuhan pendidikan anak. Kamu bisa investasi properti seperti tanah, rumah, atau produk-produk properti lainnya. Uniknya, nilai harga di bidang properti ini cenderung akan semakin naik sehingga sangat menguntungkan bila akan digunakan untuk investasi pendidikan anak.

5. Reksadana

Sekarang ini pemain reksadana di Indonesia sudah tidak sedikit lagi. Investasi reksadana ini juga bisa dijadikan solusi untuk investasi pendidikan anak. Asyiknya Kamu bisa memulainya hanya dengan dana Rp 100Ribu saja. Cukup kecil dan reksadana juga mudah dalam hal pengelolaannya.

Investasi Reksana ini banyak macamnya. Dan sebaiknya Kamu perhitungkan terlebih dahulu sebelum memilih investasi ini untuk dana pendidikan anak. Alangkah baiknya Kamu hitung kebutuhan biaya dan waktu pendidikan Kamu, sehingga bisa menghitung modal dan rentang waktu investasi reksadana.

Terima kasih telah berkunjung dan membacanya, semoga bermantaat.

Leave a Reply